Pandan Wangi untuk Memasak dan Wewangian

  Ditulis Oleh : Fransiska Ken
  Waktu Posting : 2010-10-24 21:38:07
  Dibaca sebanyak : 987 kali

Pandan Wangi atau pandan  merupakan tanaman perdu yang biasa kita jumpai sebagai pengharum masakan. Pandan Wangi tumbuh di daerah tropis dan banyak ditanam di halaman atau tumbuh liar. 

Tergolong dalam tanaman semak rendah, Pandan Wangi termasuk dalam keluarga Pandanaceae,  jenis semak yang kebanyakan anggota keluarganya tumbuh didaerah pantai atau rawa. Daunnya memiliki wangi yang khas apabila di remas, berbentuk  pita tipis menyerupai palem dengan panjang 40 – 80 cm, dan licin. 

Daun Pandan tumbuh dalam satu bonggol dan membentuk seperti kipas.  Walau jarang terlihat, Pandan Wangi memiliki bunga berwarna putih. Beberapa varietas daun memiliki sisi yang berduri. 

Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius) termasuk tumbuhan monokotil.  Tanaman ini popular di wilayah Asia Tenggara sebagai penyedap masakan. Wangi daunnya sangat kuat ketika daun dalam keadaan segar atau agak kering.  

Dalam bahasa asing, Pandan Wangi dikenal dengan sebutan Screwpines Leaf. Penduduk Indonesia biasa menggunakan daun pandan untuk ditambahkan pada masakan bersantan seperti kolak atau sambil menanak beras. Toey Ob Bai Gai, adalah masakan Thai yaitu ayam yang dibungkus daun pandan dan digoreng. Di Bangladesh, Pandan digunakan untuk menambah rasa masakan Pulao, Biriyani, dan puding kelapa manis beras (Payesh). 

Selain digunakan sebagai rempah-rempah, Pandan Wangi  digunakan dalam pengobatan traditional dan bahan baku minyak wangi. Daunnya dapat digunakan secara segar ataupun ketika sudah layu. Perbanyakannya tanaman pandan dilakukan dengan cara memisahkan tunas-tunas muda yang tumbuh di antara akar- akarnya. 

Foto: Fransiska Ken

          

Tag : Perdu

Komentar


Berikan Komentar anda

Nama anda

Isi komentar

promo
  • Tentang Kami
  • ketentuan Layanan
  • Twitter kami    Copyright © iDEA Online, All Right Reserved 2010